Unspoken

  • Archive
  • RSS
  • Ask me anything
Di balik setiap kesuksesan laki-laki, pasti ada sosok perempuan yang hebat. Pilihlah perempuan terbaik. karena dia yang mengingatkan dan menguatkan kita kaum lelaki. Dan kalau dianugerahi anak, perempuan pulalah yang menjadi madrasatul ula. sekolah pertama setiap anak manusia

akan saya kutipkan halaman 266 - 277

Nasihat ustad Faris dalam Rantau 1 Muara - A. Fuadi

“Ustad, bagaimana bisa setiap perempuan menjadi guru yang baik, kan tidak semua berpendidikan baik?”, sangkalku
.

Pikiranku melayang ke beberapa teman yang aku kenal di Indonesia, menikahi gadis usia belasan tahun, lalu punya naak sampai lima orang. Sementara mereka tidak didukung kemampuan ekonomi untuk menghidupi keluarga besar ini. Akibatnya rumah tangga kocar-kacir, anak-anak tidak mendapatkan hak dan kesejahteraan yang seharusnya.

“Itulah salah kaprahnya beberapa kalangan. Mereka siap untuk menikah, siap punya anak, tapi tidak disiapkan untuk membesarkan anak. Apa gunanya punya anak banyak, tapi tidak dibesarkan untuk menjadi manusia-manusia yang terbaik dan bermanfaat”

Mas Garuda menyeletuk,”Bukannya banyak yang percaya banyak anak, banyak rejeki?”

“Kalau orientasinya selalu untuk mendapatkan keturunan yang banyak, maka yang banyak itu tidak selalu berkualitas. Ada pepatah, ‘iza katsura rakhusa’. Kalau banyak jadi murahan. Kasihan kalau anak-anak itu nanti malah tidak mendapatkan pendidikan yang baik, sehingga menjadi beban masyarakat. Kadang-kadang yang diwariskan kepada anak-anak itu adalah kemiskinan dan kebodohan. Saya selalu sedih melihat umat menjelma menjadi buih yang banyak, tapi tidak berarti apa-apa. Banyak secara jumlah, tapi hanya untuk menjadi kebanyakan saja. Yang kita cari adalah banyak untuk bermakna”, papar Ustad Faris menggebu-gebu

Yap, umat terpaku pada satu kata nabi, bahwa beliau berbangga pada jumlah umatnya kelak di hari kiamat, orang ramai memperbanyak anak, tapi lupa pada satu hal. Kualitas. Sekali lagi tentang kualitas. Setiap anak yang dilahirkan haruslah diajarkan untuk menjadi umat yang berkualitas, bukan hanya menambah jumlah tapi justru mencoreng agamanya sendiri. Berislam tapi tak mau shalat, berislam tapi enggan berbuat baik. Apalah arti jumlah banyak jika hanya menjadi seperti buih dilautan?

(via kurniawangunadi)

  • 7 hours ago > kurniawangunadi
  • 62
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
ragilliarach:

mefanny:

LOL, we must add David Karp, Tumblr founder, in other group, NEVER FINISHED HIGH SCHOOL but became billionaire!

Tapi kudu inget, Mark Zuckerberg dan Bill Gates kuliahnya di Harvard. Hehehe :p
Pop-upView Separately

ragilliarach:

mefanny:

LOL, we must add David Karp, Tumblr founder, in other group, NEVER FINISHED HIGH SCHOOL but became billionaire!

Tapi kudu inget, Mark Zuckerberg dan Bill Gates kuliahnya di Harvard. Hehehe :p

Source: mefanny

  • 7 hours ago > mefanny
  • 16
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
halawatul-iman:

Di dalam kehidupan, kita sentiasa diberi dua pilihan. Yang halal atau haram. Yang haq mahupun batil. Yang membawa ke syurga atau neraka. Yang diredhai atau dimurkai Allah. Maka, setelah diberi yang halal, wajarkah kita masih mahu memilih yang haram? Bersediakah kita dengan alasan di akhirat nanti? Dalam mana-mana urusan, sentiasa pilih yang halal. Bukan makanan saja yang halal, tetapi santapan hati itu juga perlu halal.
Usah risau melepaskan sesuatu yang sememangnya belum halal buat kita. Yakinlah, jika benar ia ditakdirkan milik milik kita, akan Allah kembalikan dengan cara dan pada waktu yang terbaik.
Allah knows best. Yes, He does! ♥
Pop-upView Separately

halawatul-iman:

Di dalam kehidupan, kita sentiasa diberi dua pilihan. Yang halal atau haram. Yang haq mahupun batil. Yang membawa ke syurga atau neraka. Yang diredhai atau dimurkai Allah. Maka, setelah diberi yang halal, wajarkah kita masih mahu memilih yang haram? Bersediakah kita dengan alasan di akhirat nanti?
Dalam mana-mana urusan, sentiasa pilih yang halal. Bukan makanan saja yang halal, tetapi santapan hati itu juga perlu halal.

Usah risau melepaskan sesuatu yang sememangnya belum halal buat kita. Yakinlah, jika benar ia ditakdirkan milik milik kita, akan Allah kembalikan dengan cara dan pada waktu yang terbaik.

Allah knows best. Yes, He does! ♥

(via muslimagnet)

Source: halawatul-iman

  • 2 days ago > halawatul-iman
  • 341
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Sahabat: Tentang Menerima dan Demi Allah Saja

Secara psikologis, manusia selalu mencari “keluarga”. Ini dapat kita lihat dari kecenderungan mereka, insan dunia, menemukan orang-orang yang cocok dengan hati dan karakter dirinya. Dapat mengisi lubang dalam jiwa. Mau menemani dan berbahagia bersama.…

View Post

    • #Contemplation
    • #Friends
    • #Islam
    • #Life
    • #Thoughts
  • 2 days ago
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
isnidalimunthe:


Sunflower

Semoga bunganya adik-adik SBMatahari tumbuh macem ini yaaaa \^o^/
BerSEMANGAT!!

Ngeliat ini jadi menyadari betapa failnya bunga yang gue tanem kemaren itu.. -___-
Pop-upView Separately

isnidalimunthe:

Sunflower

Semoga bunganya adik-adik SBMatahari tumbuh macem ini yaaaa \^o^/

BerSEMANGAT!!

Ngeliat ini jadi menyadari betapa failnya bunga yang gue tanem kemaren itu.. -___-

Source: bruisestoproveit

  • 2 days ago > bruisestoproveit
  • 88447
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+

Memaafkan Masa Lalu

alfisyahriyani:

Lelaki itu seringkali menangis. Bahkan hingga jatuh pingsan jika mengingat tangan mungil yang menggapai-gapai ditimbun dengan tanah. Suara lugu tanpa dosa yang lenyap seketika, tergantikan oleh kesenyapan liang lahat yang begitu dingin.

Ia mungkin sudah tak lagi mengutuk-ngutuk kenangan buruk itu, tapi hatinya tak pernah bisa dibohongi. Ia yang mukanya pernah merah padam karena kelahiran anak perempuan. Ia yang pernah menyembah-nyembah roti dan menyembunyikannya di balik bantal, jika saat lapar, roti itu dimakannya. Ia yang suatu hari, pada dimensi ruang dan waktu yang berbeda menghadap Rasulullah dan mengucap dua kalimat syahadat. Hingga kata taubat terucap, air mata Umar bin Khatab masih mengalir deras jika mengingat segala kesalahan yang ia lakukan. Waktu mungkin bisa menyembuhkan, tapi memori akan tetap tersimpan sampai ajal menjelang.

Masa kita sekarang memang jauh melampaui masa Sang Khalifah, tapi sebagaimana manusia biasa, kita dan beliau tetap sama, makhluk yang tak pernah bebas dari dosa dan penyesalan. Dalam perjalanan hidup kita, mungkin satu dua kali kita pernah melakukan kekhilafan, kemudian kita terus menerus mengutuk kekhilafan itu dengan kekecewaan berlebih, keputusasaan, dan perasaan bersalah serta malu yang begitu dalam.

Namun, saat ada bisikan yang menyentil ruang batin kita, kita lantas menemukan kenyataan bahwa perasaan kecewa itu ada karena kita belum memaafkan diri sendiri. Kecil, perkara yang kecil jika dibandingkan dengan luasnya ampunan Tuhan. Seperti sejumput garam yang ditabur di atas luasnya danau. Sederhana, perkara yang sederhana jika dibandingkan dengan megahnya nikmat dari Tuhan. Karena dalam penyesalan tersebut sejatinya kita masih menyimpan rasa syukur. Syukur karena masih diberikan kesempatan untuk ‘sadar’.

Alkisah, ada seorang guru yang menyuruh anak muridnya untuk membawa bungkusan apel. Sang guru berkata kepada para muridnya, “Anak-anak, kita akan bermain game. Game-nya seperti ini, anggap apel ini adalah orang atau peristiwa yang kalian benci. Kalau kalian benci pada satu orang, taruh satu apel di dalam plastik bening, kalau dua, ya dua apel, dan seterusnya. Bawa besok ya?”

Kemudian keesokan harinya sang murid membawa bungkusan apel itu. Ada yang membawa satu, dua, hingga sepuluh apel. Sang guru meminta murid tersebut menggantungkan bungkusan apelnya di tas masing-masing. Satu dua hari belum ada masalah, hingga hari keempat, lima, lalu enam, apel itu makin membusuk dan murid-murid tak tahan dengan baunya. Hari ketujuh sang guru berkata kepada muridnya, “Apakah enak membawa apel busuk ke mana-mana?” Para murid lantas terdiam.

Setiap jalinan peristiwa adalah tempat bagi kita untuk belajar, pun pertemuan kita dengan orang per orang. Memaafkan itu sulit, tapi lebih sulit lagi jika kita memiliki hati yang kerdil. Hati yang penuh prasangka, hati yang dirundung rasa gelisah dan was-was, hati yang penuh rasa dendam. Hati yang sulit untuk lapang. Bagaimanakah bisa kita mengharapkan cinta dan ampunan Tuhan, jika maaf dan memaafkan dianggap sebagai beban?

Bahkan, Adam dan Hawa, tinggalnya mereka di bumi pun berangkat dari satu kesalahan di surga: memakan buah khuldi. Kita tak pernah tahu rasa sesal mereka seperti apa. Tapi peristiwa tersebut telah membuat milyaran turunannya hidup dalam perselisihan demi perselisihan di muka bumi. Memeras keringat, merasai kegagalan, hingga menumpahkan darah satu sama lain. Maka Adam, mengingat betapa besarnya ampunan Tuhan, lantas berdo’a.

Rabbana zhalamna anfusana wa in llam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin *)

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi (QS 7:23)

Pada akhirnya, masa lalu tak lebih dari sebuah gelas kosong yang berdebu. Tak berarti apa-apa. Tak ada yang istimewa. Tapi jika gelas tersebut jatuh berkeping-keping, terinjak, lalu tapak kaki kita terkena pecahannya dan meninggalkan luka, itu bisa jadi lain perkara. Berbekas, mungkin. Tapi hanya kelapangan hati yang bisa mengobati segalanya (*)

Wallahu’alam

*) Sejak ada peristiwa yang tak mengenakkan di masa lalu, peristiwa yang membuat saya sadar bahwa cinta Tuhan begitu besarnya, maka sampai sekarang saya rutin membaca doa ini :). Allah Maha Baik, Paling Baik, Yang Terbaik.

(via ragilliarach)

Source: alfisyahriyani

  • 2 days ago > alfisyahriyani
  • 20
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
Pop-upView Separately

(via senjaya)

Source: khadimulquran

  • 2 days ago > khadimulquran
  • 666
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
Pop-upView Separately
  • 2 days ago > kuntawiaji
  • 85
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
thelovenotebook:

Love quotes? you will love this blog!
Pop-upView Separately

thelovenotebook:

Love quotes? you will love this blog!

(via pratiwanda)

Source: mikeelagmay

  • 2 days ago > mikeelagmay
  • 14807
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
visualgraphic:

Native American Super Heroes
Zoom Info
visualgraphic:

Native American Super Heroes
Zoom Info
visualgraphic:

Native American Super Heroes
Zoom Info
visualgraphic:

Native American Super Heroes
Zoom Info

visualgraphic:

Native American Super Heroes

  • 2 days ago > visualgraphic
  • 703
  • Comments
  • Permalink
Share

Short URL

TwitterFacebookPinterestGoogle+
Page 1 of 124
← Newer • Older →

Unspoken

About

Me, Elsewhere

  • @nadhilaaz on Twitter
  • Facebook Profile
  • nadhilaaz on Delicious
  • nadhilaaz on Foursquare
  • My Skype Info
  • Linkedin Profile

Instagram

loading photos…

Following

  • visualgraphic
  • proofmathisbeautiful
  • instagram
  • smarterplanet
  • catatandriller
  • kurniawangunadi
  • jurnalramadhan
  • pratiwanda
  • anekyu
  • scientiafifah
  • fuckyeahfluiddynamics
  • mayaretno
  • ragilliarach
  • achmadlutfi
  • kuntawiaji
  • alfisyahriyani
  • isnidalimunthe
  • novroz
  • thingsyouprobablyhate
  • sitaelanda
  • yelyahwilliams
  • ainirengganis
  • muslimagnet
  • dhanita
  • zahidhdr
  • ijonkmuhammad
  • faldomaldini
  • islamicthinking
  • nayasa
  • islamographic
  • czafranirani
  • fuckyeahmahasiswa
  • hijabographic
  • glhpsptnngrm
  • yasirmukhtar
  • ovyovy
  • nindyasecret
  • nonamanissiapayangpunya
  • islamic-quotes
  • senjaya
  • shofaholic
  • littledrawer
  • shumbodynamedharry
  • artmediocre
  • wethinkwearethetingtings
  • mataharindonesia
  • courtneywirthit
  • nestyars
  • viniparamita
  • sikimangifera
  • poeticonnie
  • perkamenalbus
  • tobleronkuning
  • wulanerfien
  • flamingosmile
  • ditasyalala
  • fyeahsheldonleonard
  • elianayu
  • helenaja
  • muhajirinanshor
  • projectdawah
  • fahmiati
  • nengvaleska
  • fuckyeahmath
  • mother0fallcats
  • insanberdosa
  • namasayakinsi
  • tipedarah
  • big-bang-theory
  • zsami
  • akbaradi
  • behindthedrapes
  • melodies-in-my-life
  • rufisa
  • inddriiii
  • fuckyeahengineers
  • workisnotajob
  • riyadhulmuslimin
  • hidratulfidic
  • frachmani
  • diniasyifa
  • badriakbar
  • 365karakter
  • dropsofknowledge
  • nutanocturnal
  • nichicat
  • akang-ajang
  • dscrapbook
  • mixerinea
  • ginaannisa
  • andrifayrina
  • onepiecegifs
  • adonisklein
  • wanchuy
  • nebengers
  • somewordsfromme
  • ziafarah
  • neueraria
  • agustinar
  • mikirsenyum
  • emovalent
  • fivehundredcats
  • chencah
  • meowmeowmaru
  • michellebranch
  • dikiriswandi
  • heyhenree
  • goodmorningnight
  • thisisholiday
  • nasigorengsatir
  • teknikcup
  • fyeahchemistry
  • danecharissa
  • dem-catss
  • naturallybittersweet
  • dhara
  • maritlarsen
  • ayascha
  • dikotildesign
  • hellyeahcobiesmulders
  • everythingbigbang
  • kanyakanya
  • tantedorothy
  • divagianina
  • adhitsr

Me Likey!

  • Post via alfisyahriyani
    Share Seminar Pra-Nikah #2

    Baiklah, minggu lalu gue udah share sedikit kan tentang isi seminar pra nikah di Smesco tanggal 14 April bulan lalu. Di...

    Post via alfisyahriyani
  • Photo via glhpsptnngrm

    green-witchery:

    The sunflower originates from North America and is part of the daisy family. They complete their life cycle within one year and...

    Photo via glhpsptnngrm
  • Photo via glhpsptnngrm

    sunflower cookies!

    Photo via glhpsptnngrm
  • Photo via glhpsptnngrm

    cute nyaaaa

    Photo via glhpsptnngrm
See more →
  • RSS
  • Random
  • Archive
  • Ask me anything
  • Mobile

nadhilaaz.

Effector Theme by Pixel Union